Industri

Tur After Hours Til Dawn The Weeknd Raih Pendapatan Lebih dari $440 Juta di 2026

Oleh KabarMusik 4 menit baca
Tur After Hours Til Dawn The Weeknd Raih Pendapatan Lebih dari $440 Juta di 2026

Pendapatan Tur yang Mengagumkan

Tur After Hours Til Dawn milik The Weeknd telah mencetak prestasi luar biasa dengan meraih lebih dari $440 juta di tahun 2026 saja, berdasarkan data dari promotor Live Nation. Dengan lebih dari 3 juta tiket terjual, tur ini menunjukkan daya tarik global yang besar dari penyanyi asal Kanada ini.

Kabar ini datang setelah tur tersebut memulai leg Eropa dan Inggris dengan penampilan sold-out di Etihad Stadium, Manchester pada 11 Juni lalu, yang menarik hampir 43.000 penonton. Prestasi ini tidak hanya menandakan popularitas The Weeknd, tetapi juga mencerminkan tren positif dalam industri konser pasca-pandemi.

Angka Menakjubkan dari Live Nation

Live Nation mengungkapkan bahwa total pendapatan kumulatif tur ini telah melampaui $1 miliar sejak diluncurkan pada November 2025, dengan lebih dari 7,5 juta tiket terjual di seluruh dunia melalui 153 pertunjukan. Ini menjadikan tur After Hours Til Dawn sebagai tur dengan pendapatan tertinggi oleh seorang artis solo pria.

Namun, catatan tertinggi tetap dipegang oleh Eras Tour milik Taylor Swift, yang meraih lebih dari $2 miliar dari 149 pertunjukan selama hampir dua tahun. Meskipun demikian, The Weeknd terus menunjukkan bahwa ia adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di industri musik. Angka-angka ini tidak hanya mencerminkan kesuksesan finansial, tetapi juga kemampuan artis untuk terhubung dengan penggemar di seluruh dunia.

Perbandingan dengan Tur Lain

Perbandingan antara tur The Weeknd dan Taylor Swift sangat menarik untuk dicermati. Meskipun The Weeknd belum mencapai angka yang sama dengan Swift, ia tetap menjadi salah satu artis teratas di industri ini. Keduanya memiliki pendekatan yang berbeda dalam menyajikan konser, dari konsep hingga pengalaman penggemar.

Untuk memahami lebih dalam tentang istilah-istilah yang digunakan dalam industri musik, Anda dapat melihat glosarium kami di sini.

Tur Global dan Daya Tarik Luar Biasa

Sejak dimulai pada tahun 2022, tur ini telah menjangkau stadion-stadion di Amerika Utara, Eropa, Inggris, Amerika Latin, dan Australia, dengan kunjungan ulang ke semua wilayah kecuali Australia. Di leg Eropa dan Inggris, Playboi Carti menjadi artis pendukung, termasuk penampilan di Stade de France Paris dan Wembley Stadium London.

Omar Al-Joulani, Co-President Live Nation untuk konser di AS, mengungkapkan bahwa pendapatan rata-rata The Weeknd di Eropa dan Inggris kini setara dengan yang ia raih di Amerika. “The Weeknd terus mendefinisikan apa artinya menjadi artis tur global,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa penikmat musik di seluruh dunia semakin menunjukkan minat yang besar terhadap karya-karya The Weeknd.

Pertumbuhan Live Nation dan Investasi Besar

Sementara itu, Live Nation sendiri mengalami pertumbuhan signifikan. Perusahaan ini mencatat pendapatan tahunan sebesar $25,2 miliar di tahun 2025, naik 9% tahun ke tahun, dengan 159 juta orang menghadiri konser mereka. Ini adalah tahun pertama di mana lebih banyak penggemar menghadiri konser Live Nation di luar Amerika Serikat dibandingkan di dalamnya.

CEO Live Nation, Michael Rapino, menyatakan bahwa perusahaan telah membangun “momentum yang membawa kami ke tahun 2026 yang memecahkan rekor.” Selain itu, The Weeknd baru-baru ini menutup kesepakatan dengan Lyric Capital Group senilai $1 miliar, yang membawa investasi luar ke dalam katalog musiknya. Langkah ini menunjukkan bahwa The Weeknd tidak hanya fokus pada tur, tetapi juga pada pengembangan karier jangka panjangnya.

Dampak Sosial dan Rencana Masa Depan

Menariknya, untuk tanggal konser 2026, The Weeknd menyumbangkan €1 dari setiap tiket Eropa dan £1 dari setiap tiket di Inggris kepada Global Citizen dan World Food Programme PBB. Langkah ini menunjukkan komitmennya untuk memberi dampak positif di luar panggung. Kontribusi sosial ini sangat penting, terutama di masa-masa sulit, dan menjadi contoh bagi artis lain untuk mengikuti jejaknya.

Tur ini dijadwalkan akan berakhir pada musim gugur mendatang di Asia, dengan leg awal yang diumumkan terdiri dari 11 tanggal kini berkembang menjadi 17 pertunjukan di Tokyo, Jakarta, Singapura, Seoul, Bangkok, Hong Kong, dan Kuala Lumpur. Ada juga spekulasi bahwa The Weeknd, nama asli Abel Tesfaye, mungkin akan menghentikan perjalanan musiknya di bawah nama tersebut, setelah album terbarunya yang berjudul Hurry Up Tomorrow yang dirilis pada tahun 2025.

Kesimpulan: Apa Selanjutnya untuk The Weeknd?

Dengan kesuksesan luar biasa dari tur After Hours Til Dawn, pertanyaan yang muncul adalah apa yang akan terjadi selanjutnya bagi The Weeknd dan industri musik secara keseluruhan. Apakah kita akan melihat lebih banyak artis Indonesia terinspirasi untuk melakukan tur global serupa? Atau apakah ini hanya awal dari babak baru dalam karir The Weeknd? Yang jelas, dampak dari tur ini sudah terlihat jelas, dan akan menarik untuk melihat bagaimana tren ini berkembang di belantika musik Indonesia dan dunia.

Dengan berbagai pencapaian dan rencana masa depan yang ambisius, The Weeknd tampaknya akan terus menjadi salah satu ikon terbesar di dunia musik.

Share:

Artikel Terkait

Kembali ke Beranda