Distribusi & Platform

Lagu Dihapus dan Dirilis Ulang: Pakai ISRC Lama atau Baru?

Oleh KabarMusik 4 menit baca
Lagu Dihapus dan Dirilis Ulang: Pakai ISRC Lama atau Baru?

Aturan Dasarnya

Aturan ISRC sebenarnya sederhana: jika rekamannya sama, ISRC-nya sama. Tidak peduli berapa kali lagu itu ditarik dan dirilis ulang — selama file audio yang digunakan identik dengan versi original, ISRC lama tetap berlaku.

Tapi dalam praktik, ada banyak nuansa yang membingungkan. Berikut breakdown lengkapnya.

Skenario: Kapan Pakai ISRC Lama?

✅ Pakai ISRC lama jika:

  • Pindah distributor — Lagu yang sama didistribusikan via distributor baru. Audio identik, hanya jalur distribusi yang berubah.
  • Takedown lalu re-upload — Anda tarik lagu karena alasan pribadi/teknis, lalu rilis lagi tanpa perubahan audio.
  • Ganti artwork/metadata — Cover art baru, deskripsi baru, tapi audio tetap sama.
  • Masuk kompilasi — Lagu yang sama masuk ke album Greatest Hits atau playlist label.

Dalam semua kasus ini, audio master tidak berubah → ISRC tetap.

❌ Buat ISRC baru jika:

  • Remaster — Audio diproses ulang (mastering baru = versi baru)
  • Re-record — Direkam ulang dari awal (meskipun persis sama, ini rekaman baru)
  • Remix — Versi remix dengan elemen baru
  • Edit — Radio edit, clean version, extended version
  • Live version — Rekaman live dari lagu yang sama

Prinsipnya: satu ISRC = satu versi audio spesifik. Jika audio berubah meskipun sedikit (remaster), itu rekaman baru dan butuh ISRC baru.

Apa yang Terjadi di Platform Jika Pakai ISRC Lama?

Saat Anda re-release dengan ISRC lama:

PlatformBehavior
SpotifyMengenali sebagai lagu yang sama, play count dipertahankan
Apple MusicBiasanya merge dengan entry lama
YouTube MusicArt Track bisa re-appear
Amazon MusicReconnect ke data lama

Ini adalah keuntungan utama mempertahankan ISRC: Anda tidak kehilangan history yang sudah dibangun.

Apa yang Terjadi Jika Salah Pakai ISRC Baru?

Jika Anda membuat ISRC baru untuk rekaman yang sebenarnya sama:

  • Play count mulai dari nol — Semua streams sebelumnya “orphaned”
  • Duplikasi di platform — Dua entry untuk lagu yang sama
  • Playlist ejection — Lagu lama di-remove dari playlist, versi baru belum masuk
  • Content ID conflict — YouTube bisa bingung versi mana yang di-claim
  • Royalti split — Pendapatan terbagi antara dua ISRC

Ini tidak bisa di-undo. Setelah ISRC baru didistribusikan dan platform sudah mencatat, sangat sulit untuk merge kembali.

Case Study: Kesalahan Umum

Case 1: “Saya mau fresh start”

Musisi sengaja pakai ISRC baru karena ingin “reset” statistik atau karena malu dengan play count rendah. Jangan lakukan ini — play count rendah lebih baik dari play count nol. Algoritma platform juga melihat usia + engagement, bukan hanya total plays.

Case 2: “Distributor lama tidak kasih ISRC saya”

Beberapa distributor tidak menyediakan ekspor ISRC yang mudah. Solusi:

  • Cek di Spotify (klik titik tiga → Share → Copy Song Link, ISRC ada di metadata)
  • Cek di Apple Music via iTunes/Music app (Get Info → File)
  • Hubungi support distributor lama — mereka wajib memberikan data ini

Case 3: “Saya remaster lagu lama, pakai ISRC mana?”

Jika audio berubah (bahkan sedikit dari remastering), buat ISRC baru. Tapi pertimbangkan: apakah perbedaannya signifikan? Jika hanya tweak minor yang pendengar tidak akan notice, beberapa musisi memilih tetap pakai ISRC lama. Ini gray area — secara teknis harus baru, tapi secara praktis banyak yang tidak diganti.

Prosedur Re-release yang Benar

  1. Catat ISRC lama sebelum takedown
  2. Takedown dari distributor lama
  3. Tunggu sampai lagu benar-benar hilang dari platform (3-7 hari)
  4. Upload ke distributor baru dengan ISRC lama
  5. Set release date ke tanggal original (bukan hari ini)
  6. Verifikasi setelah 3-5 hari bahwa platform mengenali sebagai lagu yang sama

Tips

  • Simpan spreadsheet ISRC untuk semua lagu Anda — ini dokumen paling penting yang Anda miliki sebagai musisi digital
  • Jangan percaya memori — catat, catat, catat
  • Jika ragu antara ISRC lama vs baru, tanyakan: “Apakah audio master berubah?” Jika tidak → pakai lama
  • Beberapa platform (terutama Spotify) sangat ketat soal ISRC matching — lebih baik konsisten dari awal
  • Komunikasikan dengan distributor baru bahwa Anda ingin pakai ISRC existing, bukan generate baru
Share:

Artikel Terkait

Kembali ke Beranda