Hak Cipta & Legal

Derivative Work (Karya Turunan)

Karya baru yang dibuat berdasarkan karya yang sudah ada, seperti remix, cover, sampling, terjemahan, atau aransemen baru.

2 menit baca

Apa Itu Derivative Work?

Derivative work (karya turunan) adalah karya baru yang dibuat berdasarkan atau menggunakan elemen dari karya yang sudah ada. Dalam musik, ini mencakup remix, cover song, sampling, aransemen baru, terjemahan lirik, dan mashup.

Contoh Derivative Work dalam Musik

JenisContoh
Cover songRekaman baru dari lagu orang lain
RemixVersi alternatif menggunakan stems original
SamplingMengambil potongan audio dari rekaman lain
InterpolasiMemainkan ulang melodi/lirik dari lagu lain
AransemenMengubah instrumentasi/struktur lagu
TerjemahanMenerjemahkan lirik ke bahasa lain

Aspek Hukum

Membuat derivative work dari karya berhak cipta membutuhkan izin dari pemilik karya asli kecuali:

  • Karya asli sudah masuk public domain
  • Penggunaan memenuhi kriteria fair use (terbatas)

Tanpa izin, distribusi derivative work bisa dianggap pelanggaran hak cipta.

Kepemilikan

  • Pencipta derivative work memiliki hak cipta atas elemen baru yang ditambahkan
  • Pemilik karya asli tetap memiliki hak atas elemen original
  • Biasanya diselesaikan dengan perjanjian royalti atau split sheet

Tips

  • Selalu dapatkan izin tertulis sebelum membuat dan mendistribusikan karya turunan
  • Setiap derivative work membutuhkan ISRC sendiri
  • Dokumentasikan kontribusi kreatif Anda dalam derivative work

Istilah Terkait

Semua Istilah